Selamat Datang di Website SMP NEGERI 2 WONOAYU | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP NEGERI 2 WONOAYU

NPSN : 20537107

Jl. Becirongengor Wonoayu Kabupaten Sidoarjo


dahsyatspendayu@yahoo.com / smpnegeri2wonoayu@gmail.com / http://mail.smpn2wonoayu.sch.id

TLP : 031-8830067


          

Banner

Jajak Pendapat

Apakah website ini sudah informatif?
Ya
Tidak
  Lihat

Statistik


Total Hits : 38804
Pengunjung : 16457
Hari ini : 12
Hits hari ini : 23
Member Online : 0
IP : 54.84.236.168
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

PENGGUNAAN VIDEO PERAGAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BERBICARA MONOLOG PROCEDURE




PENGGUNAAN VIDEO PERAGAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BERBICARA MONOLOG PROCEDURE

 

 

Apabila siswa hanya diberi perintahkan untuk membaca materi dan membuat bahan presentasi berbicara monolog tanpa diberikan contoh sebelumnya, maka sudah dapat dipastikan siswa akan mengalami kesulitan dalam menemukan ide atau gagasan tentang apa yang akan disajikan nantinya. Penulis mencoba menggunakan video peragaan tanpa suara narator dan pembelajaran kooperatif untuk memberikan gambaran umum sekaligus merangsang ide atau gagasan siswa dalam mempersiapkan presentasi berbicara monolog procedure. Video peragaan yang digunakan dalam pembelajaran ini diperoleh penulis dari website www.youtube.com dengan cara mengetikkan kata kunci how to make pada search box. Video ini berjudul How to make a t-shirt folding machine. Video yang berdurasi 1 menit 16 detik ini tidak dilengkapi dengan suara narator dan hanya diiringi oleh alunan musik. Video tersebut menampilkan peragaan pembuatan sebuah alat sederhana pelipat kaus pendek yang terbuat dari karton. Langkah-langkah yang disajikan dalam video tersebut berfungsi merangsang ide atau gagasan siswa sekaligus memberikan gambaran tentang apa yang akan dipresentasikan siswa sebelum melakukan presentasi berbicara monolog procedure.

Penulis memulai proses pembelajaran dengan membagi kelas dalam beberapa kelompok dimana masing-masing kelompok terdiri atas para siswa yang heterogen dalam gender dan tingkat kecerdasan. Kemudian tiap kelompok menamai kelompoknya dengan menggunakan kosakata yang berkaitan dengan teknologi dalam bahasa Inggris. Setelah itu, siswa menonton video peragaan. Penulis mengingatkan para siswa agar mencermati langkah-langkah yang diperagakan dalam video dan mencatatnya.

Setelah selesai menonton video, siswa kembali ke kelompoknya untuk mendiskusikan langkah-langkah yang diperagakan dalam video. Tiap kelompok menuliskan kembali langkah-langkah yang mereka cermati dalam video dengan menggunakan gaya bahasa masing-masing dalam bahasa Inggris.

Usai berdiskusi, para siswa dipersilahkan mengambil perlengkapan yang mereka butuhkan untuk memperagakan kembali peragaan yang mereka tonton dalam video. Perlengkapan sebelumnya telah disiapkan oleh penulis. Perlengkapan bervariasi bahkan ada juga perlengkapan yang mungkin tidak dibutuhkan siswa dalam melakukan peragaan nanti namun tersedia dan berfungsi sebagai pengecoh atau bahkan perangsang ide kreatif untuk memodifikasi peragaan. Siswa diperbolehkan menambahkan perlengkapan yang lain jika ada perlengkapan yang diinginkan siswa tidak tersedia. Setelah itu para siswa kembali bekerja dalam kelompok untuk mempersiapkan presentasi peragaan pembuatan alat pelipat kaus pendek.

Ketika masuk waktu presentasi, para siswa secara berkelompok bergiliran menampilkan hasil diskusi dan peragaan kelompok di kelas. Para siswa sangat antuasias memperagakan hasil kelompoknya masing-masing. Bahkan ada kelompok yang memodifikasi alat peraga mereka untuk melipat celana seragam olahraga mereka. Masing-masing anggota kelompok mendapatkan giliran berbicara dalam presentasi peragaan mereka. Mereka tidak ragu atau malu-malu berbicara karena mereka merasa telah menguasai konsep peragaan yang mereka buat bersama.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas